Aku teringgat kemarin dimana di perkulian komunikasi massa teori nya lasswel sebagai passwod untuk masuk ruangan perkulian ,masalah teori ini teori lasswel adalah model komunikasi yang tua dan tetap di gunakan orang untuk tujuan tertentu. Teori ini mengunakanpertanyaan yang ditanyakan dan dijawab dalam melihat komunikasi yaitu Who (siapa), Says What (mengatakan apa), In Which medium (dalam media apa), To Whom It May Concern: hom (kepada siapa), WHAT effect (apa efeknya).
Pengirim pesan
Pengirim pesan adalah individu atau kelompok yang mengirim pesan. Pesan atau informasi yang akan dikirimkan berasal dari otak sang pengirim pesan. Oleh sebab itu si pengirim sebelum mengirimkan pesan biasanya harus dulu menciptakan pesan yang akan dikirimkan. Menciptakan pesan adalah menentukan arti apa yang akan dikirimkan kemudian menyandikan arti tersebut kedalam satu pesan. Sesudah itu baru dikirim melalui saluran.
Pesan apa
Pesan adalah informasi yang akan dikirimkan kepada si penerima. Pesan ini dapat berupa verbal maupun berupa non verbal. Pesan secara verbal dapat seperti tertulis seperti surat, buku, majalah, memo. Sedangkan pesan yang secara lisan dapat berupa face to face. Percakapan telepon, radio dan sebagainya. Sedangkan secara non verbal dapat berupa isyarat, gerakan anggota badan, ekpresi muka dan sebagainya
siapa Penerima Pesan
Penerima pesan adalah obyek dari pesan. Dan dari sinilah penginterprestasian berjalan, baik langsung dan tidak langsung.
dengan Saluran apa
Saluran disini adalah jalan yang dilalui pesan dari sipengirim dengan si penerima. Channel yang biasa dalam komunikasi adalah gelombang cahaya dan frekuensi suara yang dapat kita lihat dan dengar. Akan tetapi alat dengan apa cahaya atau suara itu berpindah dan dapat berbeda-beda.
Feed back
Feed Back adalah umpan balik terhadap pesan yang diterima oleh obyek. Dengan diberikannya dengan reaksi ini kepada si pengirim, pengirim akan dapat mengetahui apakah pesan yang dikirimkan tersebut diartikan dengan apa yang dimaksudkan dengan sipengirim. Jika hasil penngartian antara penerima dan pengirim ini sama, maka komunikasi tersebut efektif.
Komunikasi adalah suatu proses yang merupakan kegiatan secara terus menerus., tidak mempunyai permulaan, dan juga tidak mempunyai akhiran, sehingga akan selalu berubah-ubah. Komunikasi juga bukan berupa barang yang dapat ditangkap juga diteliti.
aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan di jalankan dan komunikasi lebih bersifat saling bertautan dan saling mengisi satu sama lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar